Komunikasi Publik Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong. (Youtube Kemkominfo TV) Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong. (Youtube Kemkominfo TV)

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong, mengatakan bahwa saat ini kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah masih tinggi. Namun, komunikasi publik perlu ditingkatkan melalui orkestrasi narasi tunggal dengan melibatkan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. 

“Kalau kita lihat ya public trust masyarakat kepada pemerintah masih tinggi. Kita ingin meningkatkan lagi. Kalau sekarang sekian persen misalnya, besok mestinya itu lebih baik dan lebih tinggi lagi presentasenya,” ujarnya dalam Talkshow TokTok Kominfo yang disiarkan langsung dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 9, Jakarta, melalui kanal media sosial Kemkominfo, pada Jumat (20/8/2021). 

Menurutnya, tujuan dari komunikasi publik adalah peningkatan kepercayaan publik kepada pemerintah. Oleh karena itu, komunikasi publik harus dilakukan terus menerus dengan orkestrasi dan narasi tunggal.

“Artinya, masyarakat atau publik bisa welcome ataupun menerima pemerintah dengan segala programnya, dan mempersepsi pemerintah sudah bekerja keras, sudah menghasilkan banyak hal buat kebaikan publik. Itu sebetulnya targetnya. Tentu saja untuk mencapai target itu diperlukan proses, yakni orkestrasi, narasi tinggal atau kontra narasinya,” jelas Usman Kansong.

Menyikapi maraknya peredaran hoaks dan disinformasi di tengah pandemi Covid-19, ia menjelaskan arti penting koordinasi kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah. Menurutnya, hal ini bisa dilakukan dengan meningkatkan peran Bakohumas.

“Bakohumas ini menjadi ajang kita untuk mengkoordinasikan informasi-informasi dan penyebarannya, termasuk informasi tentang Covid-19 dan penanganannya,” ujar pria yang pernah menjadi juri Anugerah Media Humas. 

Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga makin masif dilakukan dengan pemanfaatan teknologi informasi.

“Sehingga ketika ada informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat dapat ditangani dengan cepat. Kita mempunyai WA grup untuk saling berbagi informasi dan kemudian sama-sama menyebarkannya,” jelas Usman Kansong. 

Dirjen IKP berharap koordinasi khusus antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Bakohumas di seluruh daerah juga harus semakin ditingkatkan agar informasi mengenai kebijakan pemerintah bisa diterima utuh sampai ke masyarakat di desa. 

“Teman-teman di daerah bisa menyampaikan informasinya kepada Kominfo untuk kemudian disebarkan melalui platform yang kami miliki, seperti Infopublik, kominfo.go.id, dan banyak kanal lain yang kita punya. Termasuk mungkin program kita sekarang ini. Jadi itu kami lakukan semua supaya nanti narasi informasinya itu tunggal, dari atas sampai bawah, dari pusat sampai ke daerah,” paparnya.

(lnm/ip)